Penyakit Mastitis Adalah Penyakit Ibu Menyusui


Bagi ibu yang telah melahirkan seorang anak pasti menjadi suatu hal yang sangat membahagiakan, terlebih lagi jika si ibu dapat memberikan ASI eksklusif kepada bayinya. Tentu hal tersebut tidak ingin sirna akibat dari penyakit mastitis.

Mastitis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh adanya penyumbatan pada duktus (saluran susu) temukan informasi kesehatan lainnya di BuletinSehat.Net, sehingga menyebabkan puting susu mengalami sumbatan. Hal ini akan membuat para ibu merasa tersiksa serta tidak nyaman, karena tidak dapat memberikan ASI eksklusif kepada buah hatinya.

Penyakit mastitis ini dapat dialami oleh semua wanita. Namun, pada umumnya lebih sering dialami oleh wanita yang sedang menyusui. Penyakit ini biasanya hanya menyerang salah satu payudara saja.

Banyak faktor yang menyebabkan mastitis, seperti daya tahan tubuh yang lemah dan kurangnya menjaga kebersihan puting payudara saat menyusui. Penyebab atau faktor lain yang menyebabkan terjadinya mastitis adalah bakteri jenis staphylococus aureus yang biasanya masuk melalui puting susu yang pecah-pecah atau terluka.

Gejala

Seseorang yang mengalami penyakit ini, terlebih dahulu akan mengalami gejala seperti flu yang akan Anda alami selama beberapa jam, sebelum akhirnya Anda menyadari bahwa payudara Anda memerah dan terasa sakit. Selain gejala tersebut, adapun gejala dari mastitis adalah:

  • Tubuh yang terasa nyeri dan menggigil

  • Demam hingga mencapai suhu 38,3 derajat celcius (101 derajat fahrenheit)

  • Payudara yang membengkak

  • Detak jantung terasa lebih cepat

  • Payudara yang terasa hangat saat disentuh

  • Payudara yang terasa terbakar saat sedang menyusui

  • Timbulnya kelenjar getah bening pada ketiak sebelah payudara yang terinfeksi sehingga terasa sakit

Jika Anda mengalami gejala-gejala seperti tersebut di atas, maka tindakan yang harus Anda lakukan adalah segera menghubungi dokter untuk dilakukan pemeriksaan dan pengobatan lebih lanjut.

Penanganan

Selain menghubungi dokter untuk berkonsultasi, Anda juga dapat melakukan tindakan penanganan untuk mencegah penyakit mastitis ini berkembang seperti:

  • Melakukan pijat pada payudara yang sakit selama sehari dua kali ke arah puting susu. Gunakan juga baby oil untuk melemaskan serta membuat aliran darah disekitar payudara tidak kaku. Pemijatan dilakukan bertujuan untuk membantu memperlancar pengeluaran ASI.

  • Perah ASI sesering mungkin, sebab jika tidak dikeluarkan akan semakin menambah rasa sakit, apalagi jika ASI terus menerus diproduksi.

  • Mengompres payudara dengan kompresan yang hangat untuk membantu memperlancar keluarnya ASI

  • Hindari tekanan kepada payudara terutama saat sedang tidur, atau jangan menggunakan payudara yang terlalu ketat sehingga membuat payudara tertekan. Hal ini dapat menyebabkan payudara bertambah sakit.

  • Makanlah makanan yang bergizi untuk meningkatkan daya tahan tubuh serta selalu banyak minum air putih.

Pencegahan

Ada baiknya para wanita selalu waspada terhadap penyakit mastitis ini, Adapun cara pencegahan mastitis adalah:

  • Susui bayi sesegera dan sesering mungkin. Bila payudara mulai terasa penuh, maka segera keluarkan dengan cara menyusui langsung kepada bayi atau dengan cara memompa atau diperah agar pengeluaran ASI tetap lancar.

  • Selalu menjaga kebersihan puting dan payudara Anda. Cara yang paling efektif adalah, apabila Anda telah selesai menyusi, bersihkan puting dengan menggunakan kapas yang telah dibasahi dengan air matang. Lalu keringkan dengan menggunakan handuk agar suasana disekitar puting tidak lembab, karena jika lembab akan memudahkan kuman dan bakteri berkembang biak.

  • Jangan membersihkan puting dengan menggunakan sabun, sebab kandungan soda yang terdapat pada sabun dapat membuat kulit Anda menjadi kering sehingga dapat terjadi iritasi seperti lecet atau luka bila sedang menyusui bayi

  • Puting yang terluka harus segera dibersihkan sehabis dihisap oleh bayi

  • Pilihlah bra khusus bagi ibu menyusi, usahakan menggunakan bahan yang mudah menyerap keringat, jangan gunakan bra yang terlalu ketat dan menekan payudara. Hal ini agar menjaga higienitas daerah payudara, jika bra basah karena keringat maka segera ganti dengan bra yang kering.

  • Dianjurkan untuk selalu menjaga kebersihan payudara dengan cara membersihkan menggunakan kapas dan air hangat, sebelum dan sesudah menyusui.

Demikian artikel mengenai penyakit mastitis serta cara penanganan dan pencegahannya. Jika Anda ingin mendapatkan informasi yang lebih mendetail mengenai penyakit mastitis ini,

By bobsforjobsblog.com Last updated: 13 December 2017, 13:32

Comments

No comments yet...
Leave a comment

Comment form is Gravatar and coComment enabled.