Mengerikan, Ini Risiko Wanita Yang Jarang Ganti Celana Dalam


Siapa bilang celana dalam dapat melindungi Anda sepenuhnya? Buktinya, pakaian lapis kedua ini bisa mendatangkan malapetaka bagi Anda yang kurang peka. Bagaimana bisa?

Secara garis besarnya, fungsi utama dari celana dalam adalah untuk melindungi organ intim dari unsur bahaya yang ada di dunia luar. Namun, jika Anda tidak menggantinya secara rutin, maka ada bahaya kuman dan bakteri yang akan menyerang Anda. Karena celana dalam itu sendiri pemakaiannya berada di dalam dan berada ditempat yang ditutupi oleh sejumlah lapisan pakaian lainnya, maka celana dalam pun mudah lembab sehingga menjadi tempat tinggal kuman dan bakteri.

Inilah yang menyebabkan apabila anda jarang mengganti celana dalam anda

Gatal dan kemerahan

Sama dengan area lainnya di tubuh anda, kulit kemaluan bisa mengalami regenerasi dan pengelupasan lapisan terluar dengan teratur, tanpa anda ketahui sebagian kulit yang mengelupas akan menumpuk di celana dalam  

Bila tidak diganti secara rutin, maka area segitiga kemaluan akan lembab, gatal, dan mudah iritasi. Bila dibiarkan, lama-kelamaan daerah tersebut akan menjadi kemerahan. Ini merupakan tanda bahwa lapisan kulit tersebut sudah mulai terganggu kesehatannya.

Keputihan berbau

Apabila anda hanya mengganti celana dalam hanya sehari, itu akan membuat lebih lembab daerah lipat paha dan akan mengakibatkan berkembangnya bakteri dan jamur dengan mudah. kondisi tersebut menyebabkan keputihan berbau dan sangat mengganggu. Sedangkan pada pria bisa menyebabkan rasa gatal yang sangat hebat.  

Vagina beraroma bau

Bakteri dan jamur yang berkumpul di kulit daerah vagina itu akan menciptakan aroma tajam yang tidak sedap, itu akan semakin parah apabila anda mengalami keputihan.

Tidak hanya sekedar itu, bila kemudian kumpulan bakteri juga ikut ‘menumpang’ di sana, maka kulit jadi mengelupas dan nyeri. Dan akan mengakibatkan Nanah yang tidak bisa dihindari lagi.

Infeksi saluran kencing

Infeksi ini akibat tidak mengganti celana dalam juga dapat menyebar ke saluran kencing. Dalam ilmu kedokteran masalah ini dikenal dengan infeksi yang merayap naik ke saluran lebih atas, ke arah ginjal.

Ruam kulit

Apabila anda sering menggaruk kulit didaerah vagina dapat mengakibatkan luka yang bis meninggalkan ruam. Kondisi akan semakin parah ketika anda tidak ganti – ganti celana dalam anda, sebab bakteri dan kuman akan terus berkumpul pada celana dalam sehingga membuat ruam kulit.

Bagaimana dapat mengenali nya? Gejala yang paling sering terjadi akibat ini adalah merasa nyeri, demam, sering buang air kecil, dan merasakan tidak nyaman setelah buang air kecil.

Nah, sekarang anda pasti sudah mengetahui bagaimana bahayanya kan? agar kejadian diatas tidak menimpa anda, cobalah dari sekarang untuk selalu rajin mengganti celana dalam anda setidaknya 2 kali sehari. Terlebih bila aktivitas menuntut anda untuk lebih banyak mengeluarkan keringat, jangan malas- malas untuk tetap mengganti celana dalam anda lebih sering.

Jagalah kebersihan anda, agar anda terlepas dari ancaman penyakit yang berbahaya. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat.

By bobsforjobsblog.com Last updated: 22 March 2017, 06:13

Comments

No comments yet...
Leave a comment

Comment form is Gravatar and coComment enabled.